NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TRADISI APITAN DI DESA SERANGAN, KECAMATAN BONANG, KABUPATEN DEMAK

Faridhatun Nikmah

Abstract


Tradisi Apitan merupakan salah satu bentuk upacara selamatan dalam rangka mensyukuri nikmat Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini mengkaji mengenai proses ritual tradisi Apitan dan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tradisi Apitan di Desa Serangan, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses ritual dan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tradisi Apitan di Desa Serangan, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses ritual dalam pelaksanaan tradisi Apitan dimulai dari pembukaan, sambutan, doa Apitan, makan bersama, pertunjukan wayang, dan penutupan. Selain itu, dalam pelaksanaan tradisi Apitan terdapat nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat diperoleh di antaranya adalah sikap religius, jujur, disiplin, cinta tanah air, toleransi, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Hal lain yang perlu diteladani oleh generasi muda bahwa tradisi Apitan dijadikan sebagai warisan budaya leluhur bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.


Keywords


tradisi, Apitan, dan nilai pendidikan karakter

Full Text:

PDF

References


Agung, Putry. 2018. “Pengembangan Model Pendidikan Karakter Peduli Sosial Melalui Metode Bermain Peran di TK Tunas Mekar Indonesia Bandar Lampung.” Jurnal Caksana Pendidikan Anak Usia Dini 1(2):139-58.

Aris, Budi. 2019. “Kunci dari Pendidikan Karakter adalah Sifat Kejujuran.” Diunduh 5 Juni, 2020 (https://www.radioidola.com/ 2019/ kunci- dari- pendidikan- karakter-adalah-sifat-kejujuran/).

Azra, Azumardi. 2006. Islam in the Indonesian World: An Account of Institutional Formation. Bandung: Mizan Pustaka.

Dharma, Kesuma. 2011. Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktek di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Elviana, Premita Sari Octa. 2017. “Pembentukan Sikap Mandiri dan Tanggung Jawab Melalui Penerapan Metode Sosiodrama dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan . ” Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan 3(1):134-44.

Harususilo, Yohanes Enggar. 2018. “Mengajarkan Anak Makna Toleransi.”. Diunduh 4 Juni, 2020(https://yogyakarta.kompas. com/ read/ 2018 / 06 / 15 / 17150011 / m e n g a j a r k a n - a n a k - m a k n a - toleransi).

Hidayat, Eko. 2018. “Mengenal Lebih Dekat Tradisi Apitan.” Diunduh 4 Juni, 2020 (https:// i s l a m i n d o n e s i a . i d / b u d a ya / mengenal-lebih-dekat-tradisi- apitan.htm).

Ibda, Hamidullah. 2018. “Mengenal Tradisi Apitan di Jawa.” Diunduh 17 Februari, 2020 (https://alif.id/ read/hamidulloh-ibda/mengenal- tradisi-apitan-di-masyarakat-jawa- b211035p/).

Imran. 2017. “Penerapan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Tradisi Pemali pada Masyarakat Bugis Desa Polewali Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan.” Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri, Kendari.

Islam Indonesia. 2018. “Mengenal Lebih Dekat Tradisi Apitan.” Diunduh April, 2020 (https:// i s l a m i n d o n e s i a . i d / b u d a ya / mengenal-lebih-dekat-tradisi- apitan.htm).

Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Komariyah dan Gunawan. 2016. “Tradisi Ayam Anggrem (Studi Tentang Relasi Gender dalam Kehidupan Perkawinan Masyarakat Desa Tugu Kabupaten Indramayu.” Jurnal Solidarity 5(1):1-9.

Lickona, Thomas. 2013. Pendidikan Karakter Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik. Bandung: Penerbit Nusa Media.

Maksudin. 2013. Pendidikan Karakter Non-Dikotonomi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Marsaid. 2016. “Islam dan Kebudayaan Wayang Sebagai Media Pendidikan Islam di Nusantara.” Jurnal Kontemplasi 4(1):101-29.

Marzuki dan Pratiwi Istifany Haq. 2018. “Penamaan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Religius dan Karakter Kebangsaan di Madrasah Tsanawiyah Al-Falah Jatinangor Sumedang.” Jurnal Pendidikan Karakter 8(1):84-94.

Mustari, Mohamad. 2014. Nilai K a r akt e r R e f l eksi unt uk Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Noviarini, Ajeng. 2017. “Pentingnya Cinta Tanah Air.” Diunduh 4 Juni, 2020 (https://www.kompaiana. c o m / a j e n g n i n d i / 5927f07bd59373df37ab4564/ pentingkah-cinta-tanah-air).

Nuraini, Riska. 2017. “Indonesia Butuh Generasi Cinta Damai.” Diunduh 4 Juni, 2020 (https:// r i s k a . n u r a i n i / 5a1a849f444cb21c9337a195/indonesia-butuh-generasi-cinta- damai).

Putri, Risa Herdahita. 2019. “Mitos dan Tetenger Wabah Penyakit.” Diunduh 12 Mei, 2020 (https:// historia.id/kultur/articles/mitos- dan-tetenger-wabah-penyakit- DEnRa).

Rachmad. 2018. “Tradisi dan Kaitannya dengan Kebudayaan.” Diunduh 12 Mei, 2020 (https:// www.era.id/read/XRUx3P-tradisi- d a n - k a i t a n n y a - d e n g a n - kebudayaan).

Republik Indonesia. 2017. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Rosita, Farida Yufarlina dan Achsani Ferdian. 2018 . “ Pendidikan Karakter dalam Novel Cinta 2 Kodi Karya Asma Nadia.” Alayasastra 14(1):55-71.

Santoso, Kurniawan Adi. 2019. “Menyemai Karakter Peduli Lingkungan.” Diunduh 1 Juni 2020, (https://news.detik.com/ kolom/d-4740838/menyemai- karakter-peduli-lingkungan).

Sari, Mita Puspita and Nugroho Trisnu Brata. 2018. “Hubungan Antara Mitos Pageblug dan Tradisi Apitan pada Masyarakat Jawa di Semarang.” Jurnal Patrawidya 19(2):97–106.

Sasongko, Agung. 2017. “Wayang dan Penyebaran Islam di Jawa.” Diunduh 18 Februari, 2020 (https:/

/www.republika.co.id/berita/dunia- islam/islam-digest/17/05/13/ o p w 5 r 6 3 1 3 - w a y a n g - d a n - penyebaran-islam-di-jawa).

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian P e n d i d i k a n : P e n d e k a t a n Kualitatif, Pendekatan Kuantitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suparlan. 2010. “Pendidikan Karakter dan Kecerdasan.” Diunduh

Februari, 2020 (https:// suparlan. org/ 31 / pendidikan- karakter-dan-kecerdasan).

Suwandayani, Beti Istanti dan Nafi Isbadrianingtyas. 2017. “Peran Budaya Sekolah dalam Pembentukan Karakter Sekolah Dasar.” Prosiding SENASGABUD (Seminar Nasional Lembaga Kebudayaan), Malang.

Sztompka, Piotr. 2007. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media Group.

Udhiyah, Idil. 2016. “Disiplin sebagai Pendidikan Karakter Generasi Penerus Bangsa.” Diunduh 4 April, 2020 (https:// www. kompasiana. com/ i di l / 56 fdf1 a5a123bd 6 f051 a9 d95 / disiplin-sebagai- pendidikan- karakter-generasi-penerus-bangsa).

Very. 2019. “Perkembangan Zaman Menggerus Nilai-Nilai Budaya.” Diunduh 25 Februari, 2020 (https:// magelangekspres. com/ t ag/ jurnalistik/).

Wibowo. 2019. “Awur Bumbu dalam Tradisi Apitan Dukuh Lerep Demak.” Diunduh April, 2020 (https://www.rmoljateng.com/read/ 2019/07/21/20700/Awur-Bumbu- Dalam-Tradisi-Apitan-Dukuh- Lerep-Demak-).

Wibowo, A. 2013. Manajemen Pendidikan Karakter di Sekolah: Konsep dan Politik Implementasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wibowo, Agus. 2012. Pendidikan Karakter Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wijayanti. 2013. “Tradisi Apitan dan Nilai yang Terkandung di Dalamnya (Studi Pada Desa Prigi Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan).” Skripsi. Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.

Wawancara. Muhammad Sholeh.

Demak, 11 Februari 2020.

Wawancara. Sulaiman. Demak, 11 Februari 2020.

Wawancara. Syaifullah. Demak, 11 Februari 2020.

Wawancara. Siti Khalimah. Demak, 11 Februari 2020.

Wawancara. Syarifah. Demak, 12 Februari 2020.




DOI: https://doi.org/10.33652/handep.v3i2.113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JURNAL HANDEP INDEXED BY :

                                                                      

 

 

 

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.