GAGASAN MULTIKULTURALISME DALAM MATERI MUATAN LOKAL SMP/MTs DI KALIMANTAN BARAT

Valensius Ngardi

Abstract


Tulisan ini mendeskripsikan bagaimana gagasan tentang multikulturalisme diintegrasikan ke dalam muatan lokal yang dijadikan sebagai materi pembelajaran di SMP/ MTs. Tulisan ini bertujuan menjelaskan pentingnya penerapan pendidikan multikultur di Kalimantan Barat dengan cara menganalisis isi buku, dan implementasi muatan lokal tersebut pada beberapa SMP/MTs. di Kota Pontianak. Data diperoleh dari buku muatan lokal pendidikan multikultur untuk SMP/MTs, buku-buku yang relevan, dan media cetak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah perseteruan antarentnis yang kelam dan traumatis bagi generasi muda telah mendorong beberapa LSM untuk menyusun materi muatan lokal tentang pendidikan multikultur. Muatan lokal ini telah diimplementasikan pada tujuh SMP/ MTs di Kota Pontianak.Tema-tema yang dibahas di dalam muatan lokal tersebut berhubungan dengan sejarah pendidikan multikultur, sejarah multietnik, dan keragaman budaya yang terdapat di Kalimantan Barat, serta gambaran mengenai interaksi antaretnis di Kalimantan Barat. Materi muatan lokal tersebut mengandung lima aspek penting, yaitu kognitif, afektif, psikomotorik, sosial, dan spiritual memungkinkan mampu membangun persaudaraan dan keharmonisan hidup.

Keywords


konflik, antaretnis, pendidikan, dan multikulturalisme

Full Text:

PDF

References


Ali, Muhamad. 2003. PluralisMultikulturalis. Jakarta: Kompas.

Abdilah, S., Ubed. 2002. Politik Identitas Etnis: Pergulatan Tanda

Tanpa Identitas. Magelang: Indonesiatera.

Baker G.C. 1994. Planning and Organizing for Multicultural Instruction. (2nd). California: AddisonElsey Publishing Company.

Darmawan, Josep J. (ed.) 2 0 0 5 . Multikulturalisme Membangun Harmoni Masyarakat Plural. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya.

Delphina, Hopkins. Gillispie. 2011. Curriculum & Schooling: Multiculturalism, Critical Multiculturalism and Critical Pedagogy. The South Shore Journal Vol. 4.

Giring. 2003. Madura di Mata Dayak dari Konflik ke Rekonsiliasi. Yogyakarta: Galang Press.

Herlambang, W. 2013. Kekerasan Budaya Pasca 1965. Jakarta: CV. Marjin Kiri.

https://www.kbbi.web.id, diakses pada 27 Maret 2018.

https://www.bospedia.com, diakses pada 27 Maret 2018.

Kristiyanto, Eddy A, dan William Chang (ed.). 2014. Multikuturalisme: Kekayaan dan Tantangan di Indonesia. Jakarta: Obor.

Parekh. Bhiku. 2008. Rethinking Multiculturalism-Keberagaman Budaya dan Teori Politik. Yogyakarta: Kanisius.

Petebang V. Edi et al. 2008. Muatan Lokal Pendidikan Multikultur Kalimantan Barat Kelas VII. Pontianak: Institut DayakologiAliansi untuk Perdamaian dan Rekonsiliasi (ANPRI).

_______________. 2011. Muatan Lokal Pendidikan Multikultur Kalimantan Barat Kelas VIII. Pontianak: Institut DayakologiAliansi untuk Perdamaian dan Rekonsiliasi (ANPRI).

_______________. 2011. Muatan Lokal Pendidikan Multikultur Kalimantan Barat Kelas IX. Pontianak: Institut DayakologiAliansi untuk Perdamaian dan Rekonsiliasi (ANPRI).

Sastraprajatedja, M. 2013. Pendidikan sebagai Humanisasi. Jakarta: Pusat Kajian Filsafat & Pancasila.

Situmorang, Nurartha (ed.). 1999. Sisi Gelap Kalimantan BaratPeseteruan Etnis Dayak- Madura 1997. Pontianak: Midas Surya Grafindo.

Siegel, T. James. 2000. Penjahat Gaya Orde Baru, Eksplorasi Politik dan Kriminalitas tentang PikiranPikiran Awal Kekerasan 13 dan 14

Mei 1998. Yogyakarta: LKIS.

Sudagung, H. Suroyo. 2001. Mengurai Pertikaian Etnis, Migrasi Swarkarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat. Yogyakarta: Institut Studi Arus Informasi.

Sudiarja. A. 2014. Pendidikan dalam Tantangan Zaman.Yogyakarta: Kanisius.

Suparno, Paul. 2015. Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.

Tanuhandaru, Protus (ed.). 2008. Tionghoa Dalam Cengkerama SBKRI. Jakarta: Visimedia.

Tilaar, H.A.R. 2004. Multikulturalisme; Tantangan - Tantangan Global Masa Depan Dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo.

Yaya, Suryana, H.A. Rusdiana. 2015. Pendidikan Multikultural: Suatu Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa. Bandung: Pustaka Setia.




DOI: https://doi.org/10.33652/handep.v1i2.16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JURNAL HANDEP INDEXED BY :

                                                          

 

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.